Minggu, 17 Februari 2013

CORETAN HATI SEORANG IBU



CORETAN HATI SEORANG IBU


disebuah surau tempatku bersimpuh
kupandang sesosok ibu yang begitu lembut namun gelisah
kutatap binar matanya 
seakan tiada kesanggupan akan situasi yang ada

kusapa dan kudekap
sang ibupun mendekapku erat
dalam bisik dia berkata
ibu mana yang sanggup terima
jika pelukan anak gadisnya terhambat sebuah penghalang?

anak itu,,,,,,,
kenapa Allah uji anakku sampai tahap ini?
melahirkan tanpa ikatan yang syah!
dia adalah anak yang pandai
tapi kenapa bisa terjadi seperti ini?

sekali lagi kutatap wajahnya
dan kuseka butir-butir air matanya
aku hanya bisa terdiam
tiada kata yang bisa aku ucap
hanya kepada Robb-lah aku bersenandung

ya Allah,,,,,,
mungkin ini adalah salah satu bentuk sayang-Mu
agar kita tak lagi lalai akan tugas-tugas kita 
mungkin teguran seperti ini terlalu berat bagi kita
namun dengan ini kita jadi tahu
betapa pentingnya peran seorang ibu
 dalam mendidik anak-anaknya

ya Robb,,,,,,
lapangkanlah hati ini
agar mampu ikhlas menerima semua ketetapan-Mu
karena aku sadar,,,,,,
ini bukan saatnya untuk bertanya
salah siapa atau dosa siapa
sebab hanya engkau yang tahu 
setiap coret garis hidup hamba-Mu




By: Anissa
Editing: Admin

*** Silahkan Copy paste Puisi ini dan sertakan linknya. ***
Terima Kasih

**  Kejadian dan peristiwa dalam  puisi ini hanyalah renungan semata **




Backlink here..

40 komentar:

  1. kasihan tu ibunya,anaknya kok hamil diluar nikah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy prihatin atas semua kejadian pada anak2 / remaja saat ini. semoga puisiku akan menjadi renungan

      Hapus
    2. anak itu bagaikan kertas yang putih, tergantung orang tuanya yang memberi warna.

      Baik secara langsung maupun tidak langsung orang tua di sadari atau tidak di sadari telah memberikan pendidikan dan pembentukkan kepada anak.

      Semoga kita di lindungi dari segala keburukkan orang lain dan keburukkan diri kita..

      Hapus
    3. betul sob,semoga ini bisa jadi renungan kita semua.
      anak diluar nikah sering disebut anak haram,bahkan setelah dewasa dikucilkan dari teman-temanya....miris kalo lihat yg seperti itu ya.

      menurut saya sih yg haram perbuatan antara si A dan si B,yg akhirnya melahirkan anak itu.
      anak itu memang hasil perbuatan dosa,tapi bagiku anak itu lahir tak berdosa.

      Hapus
  2. selamat pagi..
    sungguh indah puisinya..
    I like it..

    BalasHapus
  3. waduh kasihan kasihan kasihan memanglah jaman modern seperti sekarang ini pengruh pergaulan yang kuat jika tidak dibentengi dengan kenyakinan yang tangguh sdah dapat di pastikan akan terjerumus

    BalasHapus
  4. Kunjungan disini, selamat siang dan selamat berhari Minggu sobat, semoga harimu tetap indah bersama seorang ibu

    BalasHapus
  5. wah, indah sekali puisinya....

    oh ya sobat mendapatkan bingkisan dari saya, silahkan diambil :) http://www.blogseno.com/2013/02/libster-award-2013-award-ke-3.html

    Thx buat artikelnya :D

    BalasHapus
  6. Sudah seharusnya kita saling mengingatkan kepada teman-teman agar selalu berhati-hati dalam pergaulan.Nice share Mba Ina.

    BalasHapus
  7. puisi yang sangat bagu dan menyentuh hati kawan saya sampai trenyuh bacanya....makasih sudah berbagi

    BalasHapus
  8. Puisi yang amat bagus gan! di tunggu back nya

    BalasHapus
  9. Semoga bagi ibu dan calon ibu mampu mengambil segi positif darri puisi diatas,,,, salam santun dari ana untuk semuanya :-)

    BalasHapus
  10. Amalia the great portuguese singer of fado

    BalasHapus
  11. wow amazing neh puisinya ........

    BalasHapus
  12. Itulah kenapa Rasulullah Saw berpesan bahwa "syurga itu dibawah telapak kaki para Ibu"
    I Love You Mom, anytime and anywhere..... all my life

    BalasHapus
  13. terima kasih telah berbagi, saya suka sekali dengan artikel diatas karena sangat enak dibaca blog sahabat juga nyman dengan oading yang ringan
    visit my page kata mutiara , kata mutiara indah, gambar kata mutiara

    BalasHapus
  14. Terima kasih kunjungannya :) sudah saya link back mbak ...salam kenal ^^

    BalasHapus
  15. setuju.. emang seharusnyalah kita gag bole lalai.. makasii pengingatnya iia :)

    BalasHapus
  16. Sungguh menginspirasi seorang Ibu.Ibu adalah segalanya bagi saya :)

    BalasHapus
  17. adminnya cantik... hehe... sama kaya karya tulisnya.

    BalasHapus
  18. Bagus puisinya bu...met siang,jika ada waktu mampir yah !!

    BalasHapus
  19. hadir lagi sis baca puisi dimari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga Ikut sama Mas Cahyo, Numpang Hadir disini, mau cari Minuman, setelah Muter^ akhirnya disini saya bisa istirahat sejenak

      Hapus
    2. Aku jugaaaa...ikutan. hahahah

      Hapus
  20. amiin yaa allah ... mksh info'y sob.. jgn lupa kunjungi blk ok xramabanten.blogspot.com

    BalasHapus
  21. sukses follow ke 84 mbak..
    salam kenal..

    BalasHapus
  22. kunjungan malam sahabatku
    puisinya keren sekali mengingatkan saya akan ibu saya yang dirumah saat ini
    walaupun saya tidak pernah mengucapkan kata sayang kepada mereka tapi tidak ada kata lain selain aku bener2 sayang dan cinta kepada mereka.
    terimakasih sudah berbagi

    BalasHapus
  23. bisa merasakan isi hati sang ibu dengan keadaan itu

    BalasHapus