Senin, 18 Maret 2013

Puisi Islam Terbaru: UNTAIAN KALBU



UNTAIAN KALBU

malam ini dering jam  kembali membangunkanku dari tidur
kusapu wajah dan ku ucap doa bangun tidur
ku lihat waktu telah menunjuk 2.30 dini hari
sejenak aku terdiam menikmati sunyi yang syahdu
lalu ku beranjak mengambil air wudhu
ku hampar sajadah dan kumulai mendekati Robb-ku

Ya Robb,,
inilah saatnya orang mencari perlindungan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang memohon penjagaan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang memohon pertolongan-Mu dari api neraka
inilah saatnya orang berlari kepada-Mu dari api neraka
inilah saatnya sang pendosa bertaubat kembali kepada-Mu
inilah saatnya orang yang ketakutan mencari perlindungan-Mu

Dalam untaian tasbih menyeru asma-asma-Mu
aku memohon ampun atas kedzalimanku dan kedurhakaanku kepada-Mu

Ya Robb,,
Duhai pelindung dalam dukaku
duhai sahabat dalam deritaku
duhai kekasih dalam nikmatku
duhai tujuan dalam harapanku
Engkaulah yang menutupi rahasiaku
yang menentramkan ketakutanku
yang memaafkan kegelinciranku
ampuni kesalahanku Ya Robb,,,

Ya Robb,,,
telah aku dzalimi diriku sendiri dari nikmat yang Engkau berikan
maka ampuni aku, sayangi aku dan maafkanlah aku
sungguh aku lemah dihadapan-Mu



By: Anissa
Editing: Admin

*** Silahkan Copy paste Puisi ini dan sertakan linknya. ***
Terima Kasih


Backlink here..

28 komentar:

  1. buat saya, apakah surga dan neraka itu ada? salam puisi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung dari besar kecilnya keimanan seseorang sob.

      Hapus
  2. saiya yakin sekali seribu persen surga -neraka itu ada..., hallah malah komentarin komentar

    BalasHapus
  3. sebagai Manusia kita hanya berusaha untuk berusaha hidup lebih baik dari sebelumnya, walau dlm kenyataan sangat sulit dilakukan.... :)
    Met pagi dan jgn Lupa ngopi yaaa mba .. :)

    BalasHapus
  4. Bait bait puisi yang sangat indah. Saya sendiri masih belum mahir atau belum bisa menulis banyak tentang puisi seperti ini. Apakah harus berkhayal yang indah indah dulu baru akhirnya bisa menyusun bait bait puisi yang indah seperti ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidur aja masih ngiler mulu, mana bisa menghasilkan mimpi indah buat bikin puisi. itu kita Kang, haha

      Hapus
    2. betul sekali hiheiheiheiheihee

      Hapus
    3. Semua yang tertulis dgn hati akan menoreh indahnya coretan tinta

      Hapus
  5. ini beneran mengena. pasti dari lubuk hati terdalam bikinnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalamnya berapa meter ya?
      Bawa meteran dulu

      Hapus
  6. dalemmmmmmmmmmmm banget.

    BalasHapus
  7. ditulis dengan hati sama sekedar corat coren itu yang baca bisa merasakan loh,ini sepertinya ditulis dengan hati eayah,,,,
    Nice post sob,,,

    BalasHapus
  8. Amiin ... puisi mbak seperti doa .. bagus sekali .. menyentuh hati ..

    BalasHapus
  9. Ouisinya sangat indah dan menyentuh kalbu sobat, saya sangat menyukai puisi ini
    ijin save yah
    terima kasih

    BalasHapus
  10. Puisinya menyejukan, mantap dan bersahaja..
    sukses untuk puisinya :)

    BalasHapus
  11. terbangun tuk beribadah dan berdoa, terima kasih puisinya

    BalasHapus
  12. jadi teringat dengan syair abu nawas

    Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka_Mu
    ...........

    dan memang setiap orang pasti mempunyai salah dan manusia adalah tempatnya salah dan hilaf sepantasnya untuk memohon ampunan

    BalasHapus
  13. blogwalking. chatboxnya mana nih.

    BalasHapus
  14. singgah di sini... sambil cari2 c'boxnya hehehe

    BalasHapus
  15. singgah sob, mksh buat suport nya

    BalasHapus
  16. like,,, aq suka bget,,,

    BalasHapus
  17. like,,, aq suka bget..

    BalasHapus