Sabtu, 29 Desember 2012

Maafkan Aku... Telah Mencintainya


Maafkan Aku... Telah Mencintainya 

Ketika matahari pagi tlah tenggelam,,kau slalu menyinariku
di saat angin sore membuatku dingin,,dirimu hangatkan jiwaku
dan malam menggelapkanku,,engkaulah yang menuntunku
aku mencintaimu
aku menyayangimu

aku jatuh cinta saat ku dekat dengamu
kadang aku cemburu melihatmu denganya
tapi ku slalu simpan rasa itu
aku mengerti,,
aku pahami,,
aku akui,,
tak semestinya aku cemburu kepada kekasih halalmu
semua ini aku yang salah
mencintaimu tanpa sepengetahuan dia

Ukhti,,,
maafkan aku telah mencintainya
namun ku pernah ada niat untuk menghancurkan kebahagianmu
tapi izinkan aku untuk menyentuhnya
walau hanya sedetik saja
dan kan ku lepas rasa ini untuknya
aku akan mencari penggantinya
meskipun tak sama denganya

Tuhan,,,,
hilangkanlah rasa cintaku padanya
karna aku salah besar jika ku ego ingin memilikinya
berikan aku kekasih seperti dia
agar aku bisa melupakannya
dan aku bisa bahagia walau tak bersamanya

Kasih,,,
lupakan kisah cinta terlarang kita ini
bahagialah denganya
tak usah kau perdulikan aku lagi
kembalilah padanya
kau lebih pantas bersanding denganya

Ukhti,,, & Kasih,,,
aku akan pergi tinggalkan kenangan ini
semoga kalian bahagia
dan maafkanlah aku
yang pernah mengusik istana cintamu





By: Lia
Editing: Admin

*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih
»»  Readmore...

Jumat, 28 Desember 2012

Rindu di Penghujung Malam



Rindu di Penghujung Malam

Di penghujung malam aku terjaga
kembali merenungi semua kisah lama
alur cerita bagai sebuah drama
yang menoreh luka lara dalam jiwa

Cinta....
Mungkin semakin jauh dalam hidupku
yang menarikku pada panjangnya dilema rindu
kau buat jiwa ini terasa kaku
tanpa ada sentuhan batin dalam kalbu

Cinta...
Mengapa kau biarkan aku larut dalam kerinduan
jika akhirnya kau tempatkan aku pada keseorangan
sayang...
Mengapa kasihmu begitu cepat usang
bagai terpahan debu yang terbuang
kini ku melantun diwajah malam dengan beribu kegelisaan
gelisa menahan kerinduan yang teramat dalam

Cinta...
Inikah bukti janjimu
yang membiarkanku terus merindu
rindu hadirmu bagai waktu dulu
cinta...
Ketika kau berkata tentang sayang
aku yakin gundah akan segera hilang
terbang bersama kasihmu diujung malam
kini semua telah sirna ditelan dusta
hingga rinduku membekas lara
dan cintapun berubah menjadi duka

TUHAN...
tunjukan aku jalan
agar aku mampu melupakan
dan kembali tersenyum dalam kasih-MU
biarlah semua pergi
mungkin ini yang terbaik bagiku
selamanya hanya bertemankan sunyi,sepi dan tetap sendiri




By: Anissa
Editing: Admin

*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih


»»  Readmore...

Kamis, 27 Desember 2012

Makna Sebuah Sahabat

Alhamdulillah....segala rasa syukur ini hanya untuk Allah Swt semata, dimana pada kesempatan kali ini saya menulis / posting yang ke 101. Blog ini memang belum berumur 1 tahun namun banyak hal yang membuat saya lebih paham tentang kehidupan di dunia maya. Banyak pengalaman yang saya dapatkan dari hal yang bikin bete sampai hal yang mendebarkan, maklum baru kali ini saya masuk di dunia Blogging. Untuk itu wajar kiranya saya meminta maaf kepada teman-teman jika selama ini tulisan / komentar saya menyinggung perasaan teman-teman semua dan saya sangat berterima kasih karena banyak juga yang mensupport saya dalam membuat puisi-puisi yang saya tulis di Blog ini.



Namun terkadang saya terlalu asyik dalam dunia maya sehingga saya sering terlupa akan kewajiban-kewajiban saya sebagai seorang perempuan. Kawan... terkadang saya berpikir setiap orang dalam pelariannya pasti akan menjumpai apa yang menyebabkan lari. Ajal adalah tempat penghalauan jiwa, karena itu melarikan diri darinya sama saja dengan menjemputnya. Bahkan terpikir juga olehku kawan.....jika kemarin aku adalah kawan dan sahabatmu, hari ini aku menjadi pelajaran bagimu. 





Dan esok aku kan meninggalkanmu, karena itu semoga Allah mengampuni diriku dan dirimu. Bila pijakanku pada jalan yang licin ini cukup kuat bertahan, aku masih akan bersamamu kawan. Tetapi bila kaki tergelincir juga hal itu juga wajar pula. Kita semua selalu terhalang oleh bayang-bayang berbagai ranting, di ombang ambingkan oleh hembusan angin, di bawah naungan awan tebal yang berserakan lalu hilang lenyap dari atas bumi.



Kuberdoa bagi kamu sekalian jika esok kamu akan menyadari kebaikan-kebaikan hari-hari bersamaku dan akan tersingkap bagimu rahasia-rahasia pribadiku. Kiranya tak cukup petuah-petuah dari kawan-kawan semua dalam membimbing saya ke perjalanan yang sesungguhnya, semoga apa yang telah kita perbuat akan membawa kita ke kehidupan nyata dan selalu dalam bimbingan serta Ridho Nya. Amin





 Sahabatmu ....

by: Admin


»»  Readmore...

Rabu, 26 Desember 2012

Cinta



Cinta

mengapa kau usik ketenangan diriku
mengapa kau sapu kedamaian jiwaku
mengapa kau kembali hadir disaat hatiku enggan untuk bertemu

bukan aku tak mau akan hadirmu
bukan aku tak sudi bertamu kepadamu
mungkin disaat ini hatiku sudah membeku
terlalu sakit dan begitu kaku

maafkan aku yang tak pernah merindu
akan hadirmu yang teramat syahdu
bukan aku acuh kepadamu
namun aku tak mampu melawa luka kalbu
yang menyeretku tak peduli akan hadirmu

entah siapa yang harus disalahkan atas keadaanku
yang kini bersenandung merdu akan luka dalam kalbuku
aku terdiam merdu dalam kebekuan
menikmati alunan luka yang kau torehkan

usah kau pedulikan aku lagi
biarlah aku pergi bersama luka hati ini
semoga disuatu hari nanti
kita bertemu dalam sebuah ikatan yang suci




By: Anissa
EditingAdmin

*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih

»»  Readmore...