Selasa, 08 Januari 2013
Senin, 07 Januari 2013
Penyesalanku
Penyesalanku
Dahulu ku mencintaimu
Kita menyatu dalam alunan rindu
Mahligai janji semanis madu
Ber angan hidup bersamamu
Wahai kasihku,,,
Aku tak mengerti
Mengapa ku mengakhiri hubungan ini
Ke'egoan yang yang merasuki hati
Ku abaikan kau dengan risi
Mengapa itu terjadi
Di sa'at kau merapuh seorang diri
Ma'afkanlah kasih
Dengan ego yang ku kuasai
Hampa,,,
Ketika kau menjauh
Resah dikala tak ada dirimu
Menyesal yang ku alami itu
Tak mampu ku melupakanmu
Rasa ini masih ada
Untuk seorang nan jauh di sana
Berharap kau mema'afkanya
Atas semua yang terjadi diantara kita
Ku tak mampu menepis bayangmu
Yang menghantui pikiranku
Yang menghantui pikiranku
Wahai kasihku,,,
Dapatkah ku memilikimu kembali
Aku menyesal seorang diri
Mengapa ini terjadi
Dengan kerasnya ke'egoan diri
Masihkah kau mencintaiku
Yang dulu pernah menyakitimu
Menyesal seumur hidupku
Bodohnya aku menyiakan cinta tulusmu
Aku masih mengharapkan
Ku mohon kembalilah padaku
Karna ku sadar
Hampa,,, Hidupku tanpa kehadiranmu di sisiku
Puisi By: Lia
Editing: Admin
*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih
Editing: Admin
*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih
Label:
Puisi Cinta,
Puisi Lia
Kamis, 03 Januari 2013
Senyuman Terakhirmu
Puisi ini merupakan kisah nyata dari seseorang yang mencoba mencari keikhlasan
Senyuman Terakhir
malam itu
sebuah tragedi yang amat dahsyat
menyayat jiwa hadir melanda
menyayat jiwa hadir melanda
bagai petir diterik mentari
datang robohkan tegapnya ragaku
gelap tanpa cahaya
lemah tak berdaya
kosong tanpa isi itulah ragaku saat itu
tak mampu aku beranjak
tak mampu aku mengucap
melihat wajah pucat yang tertidur lelap
ku usap butir-butir bening yang jatuh dari mataku
lentik jari yang tak bertenaga
nada suara yang terbatah-batah tak mampu mengucap
namun masih sempatku dengar
sepenggal kalimat yang jauh nan merdu
mengundang hujan air mataku
mengundang hujan air mataku
"IKHLAS DAN SABAR DINDA, MAAF AKU TELAH MENDAHULUIMU
DAN MEMBERI BEBAN BERAT PADA PUNDAKMU
JANGAN MENANGIS KARENA AKU PERGI DENGAN SENYUMAN"
DAN MEMBERI BEBAN BERAT PADA PUNDAKMU
JANGAN MENANGIS KARENA AKU PERGI DENGAN SENYUMAN"
seketika suara itu hilang
perlahan kau pejamkan mata dan hembusan nafas terakhirmu
yang mengundang jeritan ku
dan menghilangkan kesunyian malam itu
dan menghilangkan kesunyian malam itu
kau kekasih ku...kau penguat jiwaku
dipangkuanku kau tertidur
membuatku tertegun bertemankan hujan air mata
dalam tangis kusapu wajah pucat yang tertidur lelap
seraya hati berbisik
"YA ROBB...KINI DIA TAK AKAN MERINTIH KESAKITAN LAGI,
KINI DIA TAK AKAN TERBANGUN KARENA LARA LAGI,
KINI DIA TELAH TERTIDUR LELAP DISAMPINGMU YA ROBB,
AKU IKHLASKAN DIA KEMBALI PADAMU KARENA ENGKAULAH PEMILIKNYA"
KINI DIA TAK AKAN TERBANGUN KARENA LARA LAGI,
KINI DIA TELAH TERTIDUR LELAP DISAMPINGMU YA ROBB,
AKU IKHLASKAN DIA KEMBALI PADAMU KARENA ENGKAULAH PEMILIKNYA"
entah apa yang terjadi setelah itu
yang ku ingat hanya sebutan ayat-ayat ALLAH
dan jerit tangis yang mendekap erat raganya
dan jerit tangis yang mendekap erat raganya
aku tetap membisu
tak mampu melawan keadaan saat itu
semua telah berlalu bersama iringan waktu
kini hatiku sunyi,malamku jadi sepi
dan jiwa ini tak lagi bernyanyi..
Selamat jalan kekasih
moga kita mampu berjumpa di akhir nanti
By: *****
Editing: Admin
*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih
Label:
Puisi Admin
Rabu, 02 Januari 2013
KIDUNG CINTAKU
***KIDUNG CINTAKU***
Wahai sang pemilik detakku
sungguh teramat hebat uji-MU
dalam kelemah diri ini
ku pasrahkan semuanya kepada-MU
Tuhan,,,
baru aku sadari
betapa indah nikmat Rahmat-MU
mungkin aku adalah hamba-MU
yang tak pandai bersyukur
tapi tak lelah hati ini
mengharap cinta dan kasih-MU
kalimat-kalimat indah cintaku
ku alunkan dalam setiap kidung doaku
rasa sakit dan lara hatiku
biarlah ku jadikan penawar dosaku
butir-butir tasbih yang di iringi gemericik air mata
mengingat kebesaran Rahmat-MU atas diriku
ya Allah,,
dalam setiap kidung doa cintaku
ampunilah segala khilaf dan salah ku
kuatkanlah langkahku
jauhkan aku dari rasa putus asa
dan tetapkanlah aku dijalan-MU
sehingga aku nanti kembali
mampu bertemu dengan-MU
By: Anissa
Editing: Admin
*** Silahkan Copy paste Puisi ini, dengan catatan sertakan linknya. ***
Terima Kasih
Label:
Puisi Anissa,
Puisi Islami




